Category Bisnis

Akademisi Menilai Inklusi Kesadaran Pajak Mestinya Berbasis Riset

Akademisi Menilai Inklusi Kesadaran Pajak Mestinya Berbasis Riset

Elia Mustikasari selaku Wakil Ketua Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pajak mengibaratkan kesadaran pajak seperti mencintai seseorang. Mengapa demikian? Karena cinta itu tidak untuk dipaksakan sama seperti pajak, kesadaran untuk membayar pajak merupakan masalah psikologis dan permasalahan pajak bukan sekedar tanggung jawab dari Dirjen Pajak saja namun juga menjadi tanggung jawab dan permasalahan dari WP yang kebetulan sifatnya menyimpang.

Sumber : Konsultan Pajak Jakarta

Elia bertanya jika akhir tahun 2017 lalu target pajak sulit untuk diperoleh karena targetnya kemungkinan besar terlalu tinggi, sedangkan kondisi lingkungan tidak mendukung Direktorat Jenderal Pajak dan data yang ada tidak di update. Sedangkan tax ration di Indonesia belum meliputi pajak daerah dan pajak pusat, berbeda dengan peraturan pajak di negara lain. Persoalan lainnya, sistem pengawasan masih kurang sehingga kepercayaan masyarakat pun masih kurang.

“Jika terjadi seperti ini terus menerus, maka masalah kesadaran tidak akan mengalami peningkatan. Kesadaran pajak asalnya dari hati. Mesti diperbaiki terlebih dahulu supaya masyarakat memiliki kepercayaan” ungkap Elia.

Menurut Elia, tingkah laku tidak patuh pajak adalah hasil dari sikap wajib pajak. Sikap yang mereka yakini bisa berupa sikap positif atau sikap negative, agar masyarakat taat dan patuh membayar pajak, harus dicari apa penyebabnya dan mengapa masyarakat tidak patuh membayar pajak dan bila sekedar mendidik dan tak terstruktur, maka hal ini tidak masuk ke hati nurani mereka.

“Sebelum memiliki niat untuk patuh, wajib pajak harus mempunyai keyakinan jika pajak itu berfungsi untuk membantu mengembangkan infrastruktur negara” pungkasnya.

Beliau pun mencontohkan perilaku wajib pajak yang menyebabkan minimnya kepatuhan pajak, saat wajib pajak melakukan permohonan untuk menurunkan angsuran pajak, maka hal tersebut akan sulit sekali dikabulkan oleh Dirjen Pajak, sama halnya seperti restitusi, harus melewati proses yang sedemikian rupa dan rumit sekali.

Semestinya Dirjen Pajak mencetuskan inklusi kesadaran pajak melalui serangkaian riset. Jika ingin wajib pajak memiliki perilaku yang baik dan kesadaran tinggi, maka berilah stimulus yang baik, karena wajib pajak itu sama seperti customer yang mesti dilayani dengan sangat baik.

Read More

4 Kekhawatiran Ini Dirasakan Mempelai Pria Menjelang Pernikahan

4 Kekhawatiran Ini Dirasakan Mempelai Pria Menjelang Pernikahan

Menikah bukanlah peristiwa yang mudah, bahkan beberapa orang membutuhkan banyak waktu untuk meyakinkan dirinya. Tidak heran jika banyak pasangan yang pada akhirnya merasa stress dan khawatir menjelang pernikahan.

Sumber : Jasa Wedding Organizer Jakarta

Mereka yang berhasil mengatasi kekhawatiran bisa melanjutkan pernikahan dengan normal. Sedangkan yang gagal terpaksa harus membatalkan pernikahan. Kondisi ini umumnya terjadi pada wanita, tapi ternyata pria pun merasakan kekhawatiran yang sama.

Berikut ini kekhawatiran yang sering dirasakan mempelai pria menjelang pernikahan:

  1. Keraguan Untuk Menjadi Suami dan Ayah yang Baik

Sama seperti wanita, pria juga memiliki banyak kekhawatiran menjelang pernikahan. Bedanya, pria bisa menahan perasaan tersebut dengan baik. Kekhawatiran terbesar mereka adalah tidak mampu menjadi suami dan ayah yang baik serta bertanggung jawab.

  • Takut Kehilangan Kebebasan

Ketakutan dan kekhawatiran lainnya adalah kehilangan kebebasan. Saat statusnya masih lajang, pria bisa bepergian ke mana saja dengan bebas dan melakukan apa yang diinginkannya. Namun setelah menikah, ada banyak sekali perubahan yang terjadi.

Beberapa pria mungkin masih bisa melakukan hobinya dengan baik karena tidak dilarang oleh pasangan. Tapi bila memiliki pasangan yang cukup overprotektif, kekhawatiran kebebasan yang menghilang menjadi momok yang sangat besar bagi para pria.

  • Masalah Finansial

Menghidupi diri sendiri bagi seorang pria yang mapan bukanlah hal yang sulit, namun untuk menghidupi banyak mulut menjadi hal yang cukup sulit. Terlebih jika keluarga yang dinikahi memiliki banyak anggota keluarga dan menggantungkan hidup pada mempelai wanita. Mau tidak mau pria pun ikut memikirkan masalah finansial ini.

  • Khawatir Perhatian Terbagi Antara Istri dan Orang Tua

Berbeda dengan anak perempuan yang sangat disayangi oleh ayahnya, anak laki-laki menjadi anak emas dari setiap ibu. Setelah menikah, banyak pria yang tidak melepaskan perhatian mereka terhadap orang tuanya. Tidak heran, banyak pasangan yang memilih untuk tinggal bersama orang tua ketika menikah.

Kekhawatiran tidak bisa membagi rata kasih sayang di antara orang tua dan istri seringkali membuat pria merasa bingung dan takut. Apalagi jika kedua belah pihak meminta perhatian yang sama besarnya.

Read More

Panasonic DMP-UB900 – Inilah Masa Depan Home Cinema

Panasonic DMP-UB900 – Inilah Masa Depan Home Cinema

Singkatnya, UHD Blu-ray merupakan Blu-ray yang diberi steroid, dan Panasonic DMP-UB900 bisa memainkannya. Kami berani jamin bahwa UHD Blu-ray sangat mengesankan. Panasonic DMPUB900, UHD Blu-ray player pertama. Apa itu UHD Blu-ray player Seperti yang bisa dibayangkan, Blu-ray player, tapi yang bisa memutar disc 4K. Artinya, player tersebut menyajikan gambar dengan resolusi maksimal 3840 x 2160, dan dengan High Dynamic Range (HDR) siap ditampilkan.

Sumber : Sewa Sound System Jakarta

Perangkat ini menangani ruang warna Rec. 2020 (sangat luas), mampu mereproduksi warna yang tidak ditampilkan pada HDTV, yang menggunakan Rec. 709. Kecepatan frame mencapai 60 fps, dan kecerahannya dijanjikan dalam rentang antara 1000 sampai 10.000 nit, di mana satu nit kurang lebih setara dengan satu cahaya lilin. Dengan hiperbola yang mengelilingi UHD Blu-ray, kami hampir memperkirakan perangkat ini bakal agak seperti Space Age. Tapi, DMP-UB900 tidak akan terlihat jauh berbeda di samping Blu-ray player ‘biasa’. Kotak metalnya yang terasa kuat dan berbobot mantap dengan panel plastik mengilat memberi sentuhan high-end.

Seperti kebanyakan player Panasonic lainnya, sebuah bukaan elastis menyembunyikan fi tur-fi tur di depan perangkat disc tray, slot kartu SD (kompatibel SDXC) dan port USB. Fitur padat Player ini memiliki audio analog dua channel dan 7.1 channel, ditambah output optical dan coaxial. DAC internal-nya mampu menangani fi le hi-res hingga 32 bit192 kHz. Format yang kompatibel mencakup DSD, ALAC, FLAC, AAC, WAV, dan WMA. Ada dua output HDMI, satu menangani video dan audio, dan satu lagi hanya menangani audio saja.

Untuk koneksi internet dengan kabel, disediakan port Ethernet, tapi Anda juga bisa online dengan dual-band Wi-Fi. Fungsi jaringannya meliputi sertifi kasi DLNA dan Miracast, yang artinya Anda hanya bisa streaming konten dari NAS drive atau ‘mencerminkan’ layar perangkat portabel. Anda juga bisa online dengan aplikasi seperti BBC iPlayer, Amazon, dan Netfl ix. Yang belakangan, seperti yang Anda harapkan, menawarkan streaming 4K. Media baru UHD Blu-ray terlihat seperti Blu-ray dan DVD biasa yang telah hadir sebelumnya, berupa disc 12 cm dengan satu sisi bergambar dan sisi lain mengilat.

Kami memutar Mad Max Fury Road dari Panasonic, yang visualisasinya cukup layak sebagai disc untuk pengujian selama beberapa waktu. DMP-UB900 menampilkannya dengan kecepatan mengesankan, setara dengan Blu-ray biasa. Untuk pengujian ini, kami menggunakan DMP-UB900 dengan proyektor Sony VPL-520ES (4K, HDR) dan TV Samsung UE65JU7000 (4K, non-HDR). Kami juga menyertakan Cambridge CXU, Blu-ray player high-end favorit kami. Kami mengawali dengan proyektor, dan mengerahkan seluruh kemampuan 4K dan HDR-nya. Terlihat ada lompatan besar dalam kualitas gambarnya dari yang biasa kami jumpai, dan ini lah masa depan home cinema.

Read More